Daerah

Tinggalkan Rumah Dinas, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil Serahkan Aset

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil Serahkan Aset paragraf
paragraf.co

“Saya akan ikut kontestasi Pilkada, maka sudah menjadi kewajiban saya mengembalikan rumah dinas beserta isinya,”


Bandung | Paragraf | Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan aset, berupa rumah dinas beserta isinya dan kendaraan dinas kepada pemkot Bandung, Sabtu, 20 Januari 2018. Serah terima aset dilakukan dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, kepada Yossi Irianto, selaku Sekretaris Daerah Pemkot Bandung.

“Saya akan ikut kontestasi Pilkada, maka sudah menjadi kewajiban saya mengembalikan rumah dinas beserta isinya,” ujar Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil di acara serah terima aset, Sabtu, 20’Januari 2018. Acara tersebut disaksikan pejabat dan para staf Pemkot.

“Secara emosi cukup berat, tapi Alhamdulillah, bagi saya, dari awal hidup adalah sementara, setiap ada awal pasti ada akhir, setiap ada perjumpaan pasti ada akhir.  Saya bertemu di pintu pendopo dan akan pulang melalui pendopo,” kata Kang Emil   didampingi istrinya,   Atalia Ridwan Kamil dan Ibunda Kang Emil Maci.

Menurut Kang Emil,  ini bisa menjadi contoh ketataatan pejabat negara yang akan meninggalkan jabatannya, yakni mengembalikan aset inventarisnya. Dia juga sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai ASN , PNS di ITB. Sebelum menjadi Wali Kota, Kang Emil adalah dosen PNS di ITB. “Surat pengunduran sudah saya ajukan. Tinggal menunggu untuk disetujui oleh pihak yang berwenang,” ujarnya.

Selama dia tinggal  pendopo, Kang Emil mengakui  sudah melakukan renovasi yang maksimal terhadap bangunan heritage itu. Dia juga    membuat taman di sekelilingnya menjadi asri.

Taman-taman yang asri itulah yang membuat kupu-kupu hadir di pendopo ini dalam  2 tahun terakhir.

“Siapapun yang menggantikan saya, tidak usah banyak di renov karena, renovasi pendopo inu sudah maksimal,” kata Kang Emil.

Dia juga menjelaskan bahwa kepindahannya  hari ini dari pendopo ke rumah kontrakan itu permanen. Karena, setelah  ikut kontestasi Pilkada, dirinya aktif lagi sebagai Wali Kota pada 24 Juni 2018. Pada September sudah ada pemenang Pilkada, dan sisa jabatannya tinggal    2,5 bulan lagi.

“Kasihan Ibu Cinta (sapaan untuk istrinya) kalau harus balik lagi ke pendopo, beberes lagi, maka saya memutuskan pindah permanen per minggu ini,” kata Kang Emil.

Pada kesempatan itu, Kang Emil mewakili keluarga juga mengucapkan  mohon maaf bila selama tinggal di pendopo banyak kesalahan dan kehilafan. Dia berharap agar pendopo tetap menjadi rumah rakyat.

“Semoga di pendopo ini tetap ada pertunjukan wayang, pengajian, senam, dan terbuka buat turis. Hanya ruang-ruang pribadi yang tidak bisa digunakan. Dalam masa jabatan saya yang belum selesai, saya akan bulak balik secara kedinasan, tapi tidak tidur di sini,” ujarnya.

Selanjutnya Kang Emil menandatangani surat serah terima barang milik pemerintah kota Bandung, selaku pemegang kekuasaan pengelola barang kota Bandung kepada pengelola barang kota Bandung.

Penyerahkan aset itu sesuai dengan peraturan pemerintah no.27 No.2014, tentang pengelolaan barang milik negara.

peraturan menteri dalam negeri no.19 tahun 2016 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah.

“Ridwan Kamil  menyerahkan barang inventarisnya meskipun beliau masih punya hak sampai batas akhir masa jabatannya. Beliau adalah contoh pemimpin yang bisa menjadi teladan,” kata Yossi Irianto. ***

Comments
Ke atas