Daerah

Humas 2.0, Kunci Sukses Penyebaran Informasi Publik

Humas 2.0, Kunci Sukses Penyebaran Informasi Publik paragraf
paragraf.co/humaskotabandung

“Sebaik apapun program pemerintah, kalau tidak tersosialisasikan akan percuma. Di sinilah peran penting Humas dalam menyukseskan program pembangunan,”


Bandung | Paragraf | Peran Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyebarkan informasi semakin penting. Tanpa peran Humas, program-program pemerintah tidak akan tersosialisasikan dengan baik.

Hal tersebut diakui Penjabat Sementara Wali Kota Bandung Muhamad Solihin saat membuka Workshop Penulisan dan Fotografi untuk Tim Kehumasan Kota Bandung di Auditorium Balai Kota Bandung Jalan Wastukancana, Selasa (8/5/2018).

Solihin menyatakan, Humas adalah jembatan antara pemerintah dengan publik. Maka, Humas harus paham mengelola dan menyebarkan informasi yang baik untuk publik.

“Sebaik apapun program pemerintah, kalau tidak tersosialisasikan akan percuma. Di sinilah peran penting Humas dalam menyukseskan program pembangunan,” tutur Solihin.

Humas Kota Bandung pada tahun 2018 mengusung konsep Public Relations 2.0. Konsep ini untuk memantapkan sistem internal melalui penguatan Humas di garis-garis terluar, yakni di kewilayahan dan perangkat daerah. Pada workshop ini, Humas Kota Bandung ingin meningkatkan keterampilan Tim Kehumasan dalam hal penulisan dan fotografi.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung Yayan A. Brillyana mengatakan, kedua kemampuan tersebut penting bagi para praktisi kehumasan. Melaui penulisan dan fotografi, tim kehumasan dapat melaporkan peristiwa yang terjadi di sekitarnya serta dapat menyampaikan informasi yang sebaik-baiknya.

“Tim kehumasan adalah perpanjangan tangan kami di perangkat daerah dan di kecamatan. Merekalah yang menjalankan fungsi Humas di wilayahnya masing-masing dengan berkoordinasi dengan kami,” ungkap Yayan.

Ia menambahkan, tugas utama Humas yang paling mendasar adalah membangun kesepahaman dan saling pengertian antara lembaga dengan publik. Berangkat dari hal tersebut, Humas berupaya untuk membentuk opini publik yang positif terhadap Kota Bandung.

Asisten Administrasi Umum dan Kepegawaian Sekretariat Daerah Kota Bandung, Evi S. Shaleha sepakat dengan hal itu. Baginya, Humas adalah garda terdepan yang menjaga nama baik Kota Bandung.

“Bagian Humas Kota Bandung saat ini berevolusi menjadi Humas 2.0 dengan tujuan menjadi lebih baik, lebih cepat, dan lebih modern dalam menjaga peran serta menjalankan fungsinya,” katanya.

Untuk menjadi lebih baik, lanjut Evi, Humas membutuhkan sumber daya yang terbaik sehingga mampu menjalankan tugas dan fungsinya. Oleh karena itu, ia mendukung penuh upaya Humas Kota Bandung untuk meningkatkan kualitas.

“Semoga Humas semakin baik dan semakin bisa membawa harum nama Kota Bandung,” harapnya. ***

Comments
Ke atas