Daerah

Blusukan di Pasar Antri, Warga Cimahi Curhat Ke Ridwan Kamil Minta Dicarikan Pekerjaan

Blusukan di Pasar Antri, Warga Cimahi Curhat Ke Ridwan Kamil Minta Dicarikan Pekerjaan paragraf
paragraf.co

“Saat blusukan di pasar dan berjalan di pertokoan ada bisikan dari beberapa orang warga yang lewat ternyata minta dicarikan pekerjaan,” 


Cimahi | Paragraf | Calon Gubernur Jawa Barat nomor irut satu, Ridwan Kamil hari ini berkampanye di kawasan Pasar Antri, dan kawasan pertokoan di Jalan Gandawijaya, Cimahi.

Saat blusukan dan menyapa para pengunjung pasar dan pengunjung toko, beberapa orang warga menggunakan kesempatan tersebut untuk curhat kepada sosok peraih pengharhaan Wali kota terbaik dari kemendagri tahun 2017 ini.

“Saat blusukan di pasar dan berjalan di pertokoan ada bisikan dari beberapa orang warga yang lewat ternyata minta dicarikan pekerjaan,”  ungkapnya.

Menurut Kang Emil, dari pengalamannya dicurhati warga terkait masalah sulitnya mencari pekerjaan, ia mengakui urusan terkait ketersediaan lapangan kerja ini memang telah menjadi masalah khas di perkotaan.

“Tadi 2-3 warga menyampaikan harapan agar gubernur yang baru bisa membuka lapangan pekerjaan lebih banyak,” ujarnya.

Oleh karena itu, sebagai salah satu solusi, pasangan RINDU akan membuka seluas-luasnya kesempatan kerja. Selain itu, ditegaskan Ridwan, Pasangan RINDU juga akan berkolaborasi dengan swasta untuk mendorong bisnis dan industri yang mampu membuka kesempatan kerja untuk warga jabar

Terkait upaya pembukaan lapangan kerja baru, RINDU ditegaskan Kang Emil akan menarik investasi baru di Jawa Barat. “Investasi ini penting, karena kehadiran industri yang didorong oleh adanya investasi akan turut membuka peluang dan lowongan kerja baru serta menyerap tenaga kerja,” jelasnya.

Pasangan RINDU juga akan membuat pusat data untuk para pekerja milenial. “Sehingga mereka yang berusia produktif bisa mencari pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahlian mereka, khususnya profesi-profesi baru berbasis digital yang diperlukan ekonomi saat ini” jelasnya.

RINDU juga  akan senantiasa mendorong kolaborasi untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Jawa Barat dengan fokus pada pengembangan SDM diantaranya dengan memperbanyak kegiatan pelatihan tenaga kerja dan sertifikasi agar seragam.

“SMK juga akan kita dorong untuk memperbanyak praktek dibanding teori, sehingga lulusannya mudah diserap oleh perusahaan yang memerlukan tenaga kerja siap pakai.” pungkasnya. (kar/ram)

Comments
Ke atas